Bijogneo Home
Jika anda berada di lantai dasar dan ingin naik ke lantai teratas gedung yang tingginya 508 meter, dan tiba disana hanya dalam waktu kurang dari satu menit, saat ini hanya bisa terjadi di The Taipei Financial Center. Lift gedung ini mempunyai kecepatan maksimum..
FOKUS
Fiksi - Langkah
1 2 3 4 5 6 7
Premium yang disubsidi pemerintah saat ini masih pada harga Rp 4.500 per liter dengan harga minyak dunia sekitar US$ 115 per barel dan nilai tukar rupiah 8.900,- per US$. Pada 15 Mei, 2008 saat nilai tukar rupiah 9.300 per US$ harga minyak dunia mencapai US$ 126 per barel...

Laman

Jumat, 29 Juli 2011

If This Country is Shit then We are Flies

Ejekan orang atas negerinya hingga mencapai penilaian ekstrim seperti judul di atas bisa terjadi karena mereka telah terjebak dalam  situasi frustrasi yang akut, antara lain mungkin karena mereka sendiri hampir tidak mampu lagi menemukan jalan keluar untuk bangkit meraih cita-cita yang mereka pancang dalam dimensi idialisnya. Atau dalam kebanyakan situasi lain yang dirasakan oleh kebanyakan orang yang menganggap perjuangan negeri ini jalan di tempat, tidak bergerak atau seperti menyangkut di jamban.

Dinamika berhenti, terfokus pada masalah yang itu-itu saja, harapan atas solusi tuntas tak kunjung tiba. Solusi hukum atas koruptor kakap yang tidak kerkesan solusi. Ada lagi solusi kurangnya lapangan kerja yang terkesan hanya solusi “ruang” kerja. Demikian juga solusi sosial yang menguap sehingga nyata-nyata kemiskinan tetap tidak tersentuh solusinya. Lalu solusi tansportasi massal seperti kereta api, bus kota dan antar kota dan segala fasilitas stasiunnya yang terkesan semrawut hingga tidak jelas tuntasnya. Demikian juga dengan solusi permasalahan TKI yang bersolusi semakin bertambah-tambah permasalahannya. Apalagi solusi pendidikan dan pelayanan kesehatan yang murah? pendidikan mahal, kesehatan mahal, BBM mahal, Listrik mahal, beras juga, susu juga, lapangan kerja terbatas, nilai uang semakin merosot, lalu mau bayar pake apa???  Di sisi lain solusi tentang penjarahan hutan, monopoli pertambangan, peminyakan, perikanan dan sebagainya, anda mungkin bisa menambahkannya kemudian. Yang jelas adalah, semua solusi itu seperti teraduk-aduk di satu tempat menjadi adonan benang kusut yang dimainkan para badut berjas politisi, yang tampak jelas-jelas di media massa dan elektronik lebih mementingkan pribadi dan golongannya.

Arrgghhhh….frustrasi! Ting..ting……ting…

“Teman dekat mau jual Mercy C260 terbaru, baru bulan lalu di bawa dari jerman, harga miring, belum ketemu aja pembeli yang cocok. Kalau berminat forward aja bbid-mu. Informasi tambahan: setir sudah dipindah ke kanan, tinggal gas dan rem aja yang belum. Hayo!”.

Henk!…hari gini ditawarin Mercy….

Jadi, dalam tumpukan frustrasi itu, memang kita semua tengah menggumulinya, atau ikut dalam pergumulan negeri ini. Negeri yang kaya, yang dulu diperjuangkan demi cita-cita yang luhur “Kerakyatan yang adil dan makmur….” nyatanya tengah jalan ditempat dengan seluruh permasalahan di atas. Jalan di tempat…. Capek dhueeehhh. Karena itu ada benarnya juga ketika dalam satu adegan film Amerika (maaf lupa judulnya) satu dari dua pria berpendidikan tinggi tetapi pengangguran yang tengah curhat, dengan tatapan kosong berkata: “If this country is shit then we are flies…”